Tuesday, January 31, 2006

Sejarah Kerajaan Islam Pertama di Nusantara (Meurah Silu/Malikussaleh)


Nisan Sultan Malik Al-Saleh atau Malikussaleh Nama asal beliau : Meurah Silu, pendiri Kerajaan Pasai, kerajaan Islam pertama di nusantara.
Sultan Malikussaleh memerintah sejak 1270 M hingga 1279 M. Makam ini berada didekat bekas reruntuhan bangunan pusat Kerajaan Samudera di Desa Beuringin Kecamatan Samudera 17 KM sebelah timur Lhokseumawe.
Nisan terbuat dari batu granit berpahatkan aksara Arab. terjemahannya, kira - kira demikian ;
ini kuburan almarhum yang diampuni, yang taqwa, yang menjadi penasihat, yang terkenal, yang berketurunan, yang mulia, yang kuat beribadat, penakluk yang bergelar Sultan Malik Al-Saleh

NISAN SULTAN MUHAMMAD MALIK AL-ZAHIR ATAU MALIKUZZAHIR

Nisan Sultan Muhammad Malik Al-Zahir atau Malikuzzahir anak laki - laki dari Sultan Malik Al-Shaleh dari pernikahannya dengan Putri Ganggang Sari, anak perempuan Sultan Peureulak. memimpin Kerajaan Samudera Pasai sekitar 1297 s/d 1326 M.

Terletak disamping makam Sultan Malik Al-Shaleh ayahandanya. Gelar lengkap beliau : As-Syahid sahida' - marhum 1' Sultan Bin maliku'z-Zahir Syamsu'dunia wa'ddin MUhammad Bin Maliku's Saleh

Terjemahannya, kurang lebih berbunyi sebagai berikut :
"Kubur ini kepunyaan tuan yang mulia Sultan Malik Al-Zahir cahaya dunia dan sinar agama Muhammad bina Malik al-salih wafat pada malam Ahad dua belas hari bulan Zulhijjah tahun 726 Hijriah"
MAKAM RATU NAHRISYAH

Ratu Nahrisyah yang memerintah tahun 1420 - 1428 M adalah anak dari Malikuzzahir atau cucu dari Sultan Malikussaleh. Makamnya terbuat dari batu pualam yang terindah pahatannya di Pulau Sumatera. Mangkat pada hari Senin 17 Zulhijjah 831 H atau 27 September 1428 H. Lokasi makam ini terletak di Desa Kuta Krueng Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara 18 Km arah timur Kota Lhokseumawe, dalam komplek makam ini terdapat 38 batu pusara.

MAKAM PENGERAN ABDULLAH IBNU MUHAMMAD IBNU ABDUL KADIR
Makam Pangeran Abdullah Ibnu Muhammad Ibnu Abdul Kadir salah seorang keturunan Khalifah Abbasiah al - Muntasir (1226-1242) meninggal tahun 810 H (1403 M).

Salah seorang Pangeran yang berhasil lolos dari pembunuhan ketika serangan Hulagu Khan dari Monggol yang membinasakan Baghdad tahun 656 H (1258).

Terletak di Desa Kuta Krueng 500 m dari Makam Ratu Nahrisah, Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara 15 Km sebelah timur Kota Lhokseumawe

Areal , memiliki nilai sejarah yaitu kaligrafi diatas batu pualam pada setiap makam mengungkapkan sejarah masuknya peradaban Islam pertama ke Nusantara, terdapat banyak makam lainnya seperti : para pembesar kerajaan, perdana menteri dan keluarga kerajaan, memiliki beberapa sarana dan prasarana pendukung, seperti : jalan menuju lokasi dalam keadaan baik, tersedia sarana transportasi umum, kondisi areal dalam kondisi terpelihara baik

0 Comments:

Post a Comment

<< Home